Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintahan Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang | Informasi Nagari adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Nagari Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Artikel

Eijkman: Vaksin Covid-19 Mahal, Indonesia Harus Bisa Produksi Sendiri

22 Mei 2020 15:25:24  Pemerintahan Nagari  123 Kali Dibaca  Nasional

[KBR|Warita Desa/Nagari] Jakarta | Ketua Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Subandrio menilai Indonesia harus mampu membuat vaksin Covid-19 secara mandiri.

Masalahnya, penduduk Indonesia sangat banyak. Amin menilai biaya membeli vaksin dari luar negeri akan sangat tinggi, termasuk ongkos pengirimannya. Belum lagi pasokan dari luar negeri juga butuh waktu lama untuk masuk dan jumlahnya bakalan terbatas.

Karena itu, menurut Amin produksi vaksin Covid-19 secara mandiri adalah solusi utama.

"Kalau misalnya kita bisa beli (dari luar negeri) 1 juta dosis per minggu berarti kan kita butuh 260 minggu. Itu kan 5 tahun untuk menyelesaikan vaksinasinya. jadi kita tidak boleh tergantung sama supply luar negeri. Kita harus bikin sendiri," kata Amin, Rabu (20/5/2020).

Amin menyatakan saat ini Eijkman tengah mengembangkan vaksin Covid-19 berdasarkan teknologi protein rekombinan. Ia mengklaim vaksin ini dibuat dengan informasi genetik virus Covid-19 yang ada di Indonesia sehingga hasilnya akan lebih efektif.

"Prosesnya masih cukup panjang karena proses normalnya masih lama ya. Tapi karena ini pandemi, kami hanya diberi waktu 12 bulan untuk bisa menghasilkan bibit vaksin untuk diserahkan ke industri kemudian akan diteruskan ke clinical trial. Penting itu. Makanya Indonesia harus bikin sendiri untuk virus yang beredar di Indonesia," kata Amin.

Ia juga mengungkapkan sampai sekarang Indonesia belum terlibat dalam solidarity trial atau program uji coba global penelitian vaksin Covid-19.

"Indonesia merupakan negara yang menarik untuk diundang atau ikut serta (solidarity trial) karena penduduknya besar, multietnik. Tapi kita belum ada yang confirm. Artinya undangan dan permintaan ada, tetapi belum ada. Artinya kita belum terlibat di penelitian itu," ungkapnya.

 

Oleh : Astri Septiani, Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Nagari

Back Next

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator Nagari untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Arsip Artikel

08 Januari 2019 | 62.140 Kali
Struktur Organisasi Serta Tugas dan FUngsi Badan Musyawarah Nagari (BAMUS)
31 Oktober 2017 | 60.704 Kali
Tugas Pokok dan Fungsi Pemerintahan Nagari
31 Oktober 2017 | 59.592 Kali
Gambaran Umum Kondisi Nagari
26 November 2019 | 59.583 Kali
Profil Wali Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang
09 April 2018 | 59.541 Kali
ALUR dan JENIS LAYANAN DI KANTOR WALI NAGARI
31 Oktober 2019 | 59.457 Kali
Struktur Organisasi
15 Januari 2019 | 59.417 Kali
Profil Perangkat Nagari

Agenda

Wilayah Nagari

Statistik Penduduk

Sinergi Program

Smartdukcapil
cOVID 50 KOTA
KEMENDAGRI Kementrian Desa Menpan RB
Portal Kab.Lima Puluh Kota Kominfo Lima Puluh Kota BPS Kab.Lima Puluh Kota
Komisi Informasi BPJS Online Legusa Fest
OPENDESA OPENSID
nagari-news.com

Info Media Sosial

LOKASI KAYU KOLEK

Youtube Kayu Kolek

Komentar Terkini

Vidio Potensi Nagari

Poling Kepuasan Masyarakat

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:2.032
    Kemarin:1.961
    Total Pengunjung:858.219
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.220.164.172
    Browser:Tidak ditemukan