Artikel

Gambaran Umum Kondisi Nagari

31 Oktober 2017 12:57:59 Pemerintahan Nagari

A. Sejarah Singkat Nagari

Nama kenagarian Sikabu-kabu Tanjung Haro, telah mengalami perubahan beberapa kali, antara lain Sikabu-kabu (masa Belanda sampai PRRI), Sikabu-kabu Tanjung Haro (masa Orla dan Orba), Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang ( era reformasi / tahun 2000).

Pada masa era otonomi daerah, Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro terdiri dari 3 jorong, yaitu: Jorong Sikabu-kabu, Jorong Tanjung Haro dan Jorong Padang Panjang. Namun sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman, sekarang Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang telah berjumlah menjadi 6 (enam) wilayah jorong sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 171 Tahun 2009 tanggal 25 Maret 2009 tentang Perubahan Nama dan Jumlah Jorong dalam Wilayah Pemerintahan Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang Kecamatan Luak, Jorong dimaksud antara lain: Jorong Sikabu-kabu, Jorong Lakuak Dama, Jorong Bukik Kanduang, Jorong Tanjung Haro Utara, Jorong Tanjung Haro Selatan dan Jorong Padang Panjang. Semenjak dulu, secara umum nagari ini lebih dikenal namanya dengan sebutan Kenagarian Sikabu-kabu Tanjung Haro.

Dalam sejarahnya, Kenagarian Sikabu-kabu Tanjung Haro telah dipimpin oleh beberapa orang walinagari/kepala desa. Asal mula sejarah Kenagarian Sikabu-kabu Tanjung Haro yang bersumberkan dari beberapa legenda dan pendapat adalah seperti berikut ini.

  1. Sikabu-kabu adalah sebatang pohon kayu besar yang mirip dengan pohon kapuk. Konon kabarnya kayu tersebut telah berumur ratusan tahun dengan tinggi batang hampir hampir mencapai 70 m. Sekitar tahun 2000 kayu dimaksud disambar petir dan akhirnya tumbang. Sampai sekarang nama pohon Sikabu-kabu masih merupakan bagian dari nama Kenagarian Sikabu-kabu Tj. Haro Pd. Panjang. 
  2. Tanjuang Haro adalah suatu hamparan berupa tanjuang yang konon ditumbuhi oleh kayu aro (sampai sekarang kayu aro masih ada di beberapa tempat di wilayah Gunung Sago).  Kemudian akibat perkembangan bahasa dan interaksi sosial masyarakat, maka Tanjuang Aro menjadi Tanjung Haro.
  3. Padang Panjang adalah suatu daerah yang semulanya dirintis dengan menggunakanan pedang yang tergolong panjang lalu daerah rintisan tersebut dalam masa perkembangan menjadi hamparan padang/ladang yang membujur dari utara sampai ke selatan yang terdapat di Jorong Padang Panjang.

 B. Aspek Geografi dan Demografi

1. Aspek Georafi

a. Luas dan Batas Wilayah Administrasi

Nagari SIkabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang merupakan satu dari tujuh puluh sembilan Nagari yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan data Statisktik tahun 2010 luas wilayah Nagari adalah 1.387 Ha atau 13,87 Km2 , yang berarti 0,41 persen dari daratan Kabupaten Lima Puluh Kotayang luasnya mencapai 3.354,30 Km2  .

Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang terdiri dari 6 Jorong yaitu : 

  1. Jorong Sikabu-kabu
  2. Jorong Lakuk Dama
  3. Jorong Bukik Kanduang
  4. Jorong Tanjung Haro Utara
  5. Jorong Tanjung Haro Selatan
  6. Jorong Padang Panjang

Sesuai dengan keputusan Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 398/LK/2001 tentang Pembentukan Pemerintahan Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang Kecamatan Luak secara administratif dengan batas-batas sebagai berikut : 

  1. Sebelah Utara berbatas dengan kelurahan Sicicin dan Kelurahan Air Tabit (Kota Payakumbuh)
  2. Sebelah Selatan Berbatas dengan Gunung Malintang (Gunung Sago)
  3. Sebelah Timur berbatas dengan nagari Sungai Kamuyang 
  4. Sebelah Barat berbatas dengan Nagari Situjuh Gadang dan Kelurahan Aur Kuning (Kota Payakumbuh)

b. Letak dan Kondisi Geografis

Secara Geografis Nagari terletak antara 1000 38' 55,8" BT sampai 1000  40' 3,30" BT dan 00 14' 39,2" LS sampai  00 18' 0" di Kecamatan Luak. Pusat Pemerintahan Nagari terletak di Kampung Baru (dulu disebut parak jua) dalam wilayah Jorong Padang Panjang yang berata pada posisi 1000 39' 12,08" BT sampai 1000  15' 30,94" BT  dengan ketinggian 596 m dpl.

Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang merupakan Nagari terdepan dan sekaligus gerbang utama di Kabupaten Lima Puluh Kota bagian Selatan yang berbatasan langsung dengan kota Payakumbuh.

Dengan posisi tersebut, nagari memiliki posisi yang sangat strategis dan bisa dikembangkan secara maksimal, baik sektor pariwisata dengan kondisi alam yang indah maupun sektor ekonomi seperti pertanian dan perkebunan maupun peternakan dan perikanan, sehingga bisa menjadi supplier bagi kota tetangga.

Dengan Luas areal lahan pertanian dan perkebunan yang mencapai lebih dari 1.000 Ha, dengan akses yang tidak sulit untuk dijangkau , maka akan sangat menguntungkan bagi nagari untuk mampu bersaing dengan nagari lainnya dalam segi pemasaran hasil bumi.

c. Topografi

Karakteristik fisik wilayah dapat ditemukenali melalui keadaan topografi, geologi, morfologi wilayah, jenis tanah, iklim, hidrologi, dan sebagainya. Wilayah Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang memiliki topografi yang bervariasi antara datar, bergelombang, dan berbukit-bukit dengan ketinggian dari permukaan laut antara 550 meter dan 1.100 meter. Berikut Tabel Ketinggian Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang dari Permukaan laut.

Tabel. 2.1

Ketinggian Nagari dari Permukaan Laut

No

Jorong

Interval Ketinggian

1

Sikabu-Kabu

700-1.100 mdpl

2

Lakuak Dama

650-700 mdpl

3

Bukik Kanduang

650-700 mdpl

4

Tanjung Haro Selatan

600-650 mdpl

5

Tanjung Haro Utara

600-650 mdpl

6

Padang Panjang

550-600 mdpl

Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang yang berada pada kemiringan, ketinggian dan morfologi daratan, wilayah pegunungan, dataran tinggi dan dataran rendah memiliki kemiringan tanah berkisar antara 5 - 40 % bahkan ada yang lebih dari 40 % (lebih dominan) yang dikelompokkan dalam:

  1. Kemiringan 15 - 40% terdapat pada bagian Tenggara dan Barat Daya dari Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang
  2. Kemiringan 74 % terdapat dibagian Selatan Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang (Pinggiran kaki Gunung Sago)

d. Geologi

Ditinjau dari segi geomorfologi regional Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang yang merupakan satu kesatuan dari daerah Kabupaten Lima Puluh Kota berada pada rangkaian perbukitan yang dikenal dengan “Bukit Barisan” dan merupakan bagian dari “Volcanic Arc” tatanan atau kerangka tektonik lempeng di daerah Sumatera. Struktur geologi regional sangat dipengaruhi oleh tatanan geologi Sumatera. Dari struktur geologi, daerah ini termasuk ke dalam daerah cekungan Payakumbuh, yang memiliki struktur sesar atau patahan berupa struktur sesar normal (sesar turun) dan sesar geser yang merupakan refleksi dari basement daerah berupa Block Faulting System (Sistem Sesar Bongkah).

Meski tidak memiliki struktur sesar melainkan neogene, Nagari Sikabu Kabu Tanjung Haro Padang Panjang yang berada di kaki gunung sago dan merupakan bagian daerah Kabupaten Limapuluh Kota sangat rentan dengan pergeseran tanah karena berada dekat dengan struktur sesar normal yang dimiliki Kelok Sembilan, Solok Bio-Bio dan Batu Balang. Mengacu pada ketentuan yang dikeluarkan oleh BPN Kabupaten Lima Puluh Kota maka dapat diketahui klasifikasi tekstur tanah Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang adalah sedang dan halus dengan jenis tanah latosol/Brown Forest Soil, PH tanahnya agak masam sampai sedang yang bersifat tahan terhadap erosi dan cocok untuk pertanian.

e. Hidrologi

Tata air Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang terdiri dari air permukaan dan air bawah tanah. Air permukaan di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang mempunyai banyak sumber mata air antara lain, Kapalo Ayie, Lurah Silidih, Lurah Pincuran nan Ampek, Lurah Sibisu, Lurah Bulakan, dan Lurah Danau yang pada umumnya sumber-sumber mata air tersebut digunakankan oleh masyarakat sebagai tempat mandi umum (MCK) dan pengairan sawah.

Jika melihat peta menggunakan pesawat satelit, terdeteksi adanya air bawah permukaan yang dimiliki oleh Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang dengan jumlah tiga kali lebih besar dari air bawah tanah yang dimiliki Nagari Sungai Kemuyang. Letak air bawah permukaan yang terdeteksi tesebut berada memanjang mulai dari Talang hingga ke Lurah Sinjariang mengikuti lekuk bukik balimbiang.

Namun, air bawah permukaan ini belum termanfaatkan dengan baik dan berkemungkinan hanya menggunakan resapan melalui tempat yang lebih rendah sehingga menimbulkan sejumlah mata air seperti tersebut diatas dan dimanfaatkan sebagai sumber pengairan sawah.

f. Klimatologi

Suhu rata-rata di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang berada pada kisaran 22 0C – 29 0C dan kelembaban udara sekitar 81.6 % - 90.6 %. Curah hujan tertinggi 3.759 mm/tahun dan curah hujan terendah 1.834 mm/tahun. Berdasarkan data yang ada curah hujan tertinggi terjadi pada bulan April sedangkan jumlah hari hujan terbanyak terjadi pada bulan Nopember. Kondisi iklim tersebut tidak memberikan berpengaruh yang signifikan terhadap aktivitas penduduk. Data jumlah curah hujan dan hari hujan Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang tahun 2010-2014 dapat di lihat pada tabel berikut ini.

Tabel 2.2

Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan Tahun 2010-2014

No

Bulan

2010

2011

2012

2013

2014

Curah Hujan (mm)

Hari Hujan

Curah Hujan (mm)

Hari Hujan

Curah Hujan (mm)

Hari Hujan

Curah Hujan (mm)

Hari Hujan

Curah Hujan (mm)

Hari Hujan

1

Januari

250,0

15

164,5

14

50,0

5

39,0

7

71,0

13

2

Februari

246,5

14

170,0

8

214,0

14

202,0

17

7,0

3

3

Maret

272,8

17

211,0

15

208,0

8

213,0

16

36,0

7

4

April

496,0

20

314,0

18

285,0

17

1.513

19

222,0

16

5

Mei

148,0

13

260,0

12

145,0

8

92,0

7

185,0

17

6

Juni

207,8

16

93,0

5

171,0

11

65,0

5

22,0

5

7

Juli

152,2

16

67,5

9

119,0

9

111,0

8

93,0

4

8

Agustus

195,7

15

116,0

14

865,0

8

75,0

3

155,0

10

9

September

473,8

16

283,0

14

146,0

7

207,0

21

199,0

14

10

Oktober

98,7

8

232,5

13

208,0

21

639,0

19

147,0

17

11

Nopember

253,0

23

307,0

20

193,0

25

264,0

25

506,0

25

12

Desember

141,5

14

208,5

15

327,0

20

339,0

15

191,0

13

Jumlah

2.936

187

2.427

157

2.931

153

3.759

162

1.834

144

Sumber: BPS, Lima Puluh Kota Dalam Angka

g. Pengunan Lahan

Kondisi topografi Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang sangat mempengaruhi ketersediaan lahan dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Penggunaan lahan di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang mayoritas masuk kategori Areal Penggunaan lain (APL) dan difungsikan sebagai lahan basah untuk pertanian (sawah, kolam ikan) dan lahan kering untuk perkebunan, perumahan, sarana prasarana umum, hutan tanah ulayat dan bentuk lainnya, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 2.3

Luas Lahan (Ha) Menurut Jenis Penggunaan

Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang Tahun 2010

No.

Jenis Penggunaan Lahan

Luas Lahan (Ha)

Persentase (%)

1.

Hutan Lindung

0

0

2.

Hutan Suaka Alam & Wisata

0

0

3.

Hutan Produksi

0

0

- Hutan Produksi Tetap

0

0

- Hutan Produksi Terbatas

0

0

- Hutan Dapat dikonversi

0

0

4.

Areal Penggunaan Lain

1.387,00

100

A. Lahan Basah

873

56,39

- Sawah Irigasi Produktif

283

17,3

- Sawah Irigasi tak Produktif

-

0

- Sawah Non Irigasi (tadah hujan)

587

35,88

- Rawa

3

0,18

- Kolam/Tebat/Embung

49,5

3,03

- Waduk/Danau

0

0

B. Lahan Kering

514

43,61

- Perkebunan

199,5

12,19

- Permukiman/Pekarangan

296

18,09

- Tanah Ulayat

184

11,25

- Industri

-

0

- Pertambangan

-

0

- Lahan Terlantar/Semak Belukar

-

0

- Penggunaan Lain

34

2,08,02

Jumlah

1.387,00

100

Sumber : diolah dari RPJM nagari 2010-2015

Pada tabel di atas terlihat lahan kering yang terbesar digunakan untuk pemukiman, sementara area perkebunan masih belum optimal dikarenakan tanah ulayat belum dimanfaatkan dengan baik dan hanya ditumbuhi tanaman pinus.

Penggunaan lahan basah masih didominasi oleh sawah tadah hujan dimana luasnya melebihi jumlah total lahan kering. Jumlah sawah irigasi produktif masih lebih kecil jika dibandingkan dengan luas sawah tadah hujan. Kecilnya luas sawah irigasi produktif dibanding dengan luas sawah tadah hujan terjadi karena faktor jumlah debit air yang keluar dari sejumlah mata air tidak mencukupi untuk mengairi seluruh area sawah yang ada. Sehingga penggunaan sawah tadah hujan oleh masyarakat harus menyesuaikan dengan musim.

2. Demografi

Berdasarkan hasil pendataan keluarga program KB pada tahun 2014 diketahui Kepala Keluarga yang berada di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang berjumlah 1.384 Kepala Keluarga, 1.158 Rumah Tangga dan 4,978 jiwa yang tersebar secara tidak merata. Jumlah terbesar terdapat di Jorong Sikabu-Kabu yaitu sebanyak 288 Kepala Keluarga atau sebesar 20,81%, sedangkan jumlah terendah terdapat di Jorong Bukik Kanduang dengan jumlah 129 Kepala Keluarga atau 9,32 %.

Adanya perbedaan angka jumlah rumah tangga yang lebih kecil dibandingkan dengan jumlah kepala keluarga dengan selisih angka 226 dikarenakan dalam tiap rumah tangga didapati lebih dari satu kepala keluarga. Dengan kata lain, saat ini terdapat 226 kepala keluarga yang tinggal bersama kepala keluarga lain. Disisi lain, jumlah rumah tangga dan jumlah jiwa berbanding (1:4,3) dengan terjemahan lain adalah rata-rata dalam tiap rumah tangga yang ada di Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang terdapat 4 sampai 5 jiwa seperti terlihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 2.4

Rekapitulasi Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2014

Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Jorong

Rumah Tangga

Kepala Keluarga

Jenis Kelamin

Jumlah Jiwa

Jumlah

persen

Jumlah

persen

Lk

Pr

(Lk+Pr)

persen

1

Tanjung Haro Utara

234

20,21%

277

20,01%

479

509

988

19,85%

2

Tanjung Haro Selatan

178

15,37%

213

15,39%

366

412

778

15,63%

3

Padang Panjang

213

18,39%

283

20,45%

495

481

976

19,61%

4

Lakuak Damar

168

14,51%

194

14,02%

319

373

692

13,90%

5

Bukik Kanduang

110

9,50%

129

9,32%

233

241

474

9,52%

6

Sikabu-Kabu

255

22,02%

288

20,81%

526

544

1070

21,49%

Total

1.158

100%

1.384

100%

2.418

2.560

4.978

100%

Sumber : diolah dari P.KB-2014

Tabel 2.5

Jumlah Penduduk (jiwa) Berdasarkan Umur Tahun 2014

Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Jorong

Jumlah jiwa menurut kelompok umur

(7-15thn)

0-<1

1-<5

5-<10

10-<25

25-<60

60 keatas

Lk

Pr

1

Tanjung Haro Utara

16

74

113

187

523

75

113

106

2

Tanjung Haro Selatan

22

37

79

178

424

38

65

87

3

Padang Panjang

14

84

79

258

455

86

85

73

4

Lakuak Damar

10

67

67

138

338

72

58

79

5

Bukik Kanduang

13

28

52

118

225

38

49

45

6

Sikabu-Kabu

17

69

95

314

450

125

116

80

Total

92

359

485

1.193

2.415

434

486

470

Sumber : diolah dari P.KB-2014

Tabel 2.6

Rekapitulasi Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2015

Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Jorong

Rumah Tangga

Kepala Keluarga

Jenis Kelamin

Jumlah Jiwa

Jumlah

Persen

Jumlah

persen

Lk

Pr

(LK+Pr)

persen

1

Sikabu-Kabu

268

21,51%

366

22,90%

572

576

1148

20,89%

2

Lakuak Dama

185

14,85%

243

15,21%

356

407

763

13,89%

3

Bukik Kanduang

116

9,31%

143

8,95%

275

271

546

9,94%

4

Tanjung Haro Utara

246

19,74%

320

20,03%

527

547

1074

19,55%

5

Tanjung Haro Selatan

201

16,13%

212

13,27%

499

430

929

16,91%

6

Padang Panjang

230

18,46%

314

19,65%

517

518

1035

18,84%

Total

1.246

100%

1.598

100%

2.746

2.749

5.495

100%

Sumber : diolah dari P.K-2015

Tabel 2.7

Statistik Laju pertumbuhan penduduk

Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Jorong

Rumah Tangga

Kepala Keluarga

Jiwa

 

2014

2015

+

%

2014

2015

+

%

2014

2015

+

%

1

Sikabu-Kabu

255

268

13

5,10%

288

366

78

27,08%

1070

1148

78

7,29%

2

Lakuak Dama

168

185

17

10,12%

194

243

49

25,26%

692

763

71

10,26%

3

Bukik Kanduang

110

116

6

5,45%

129

143

14

10,85%

474

546

72

15,19%

4

Tanjung Haro Utara

234

246

12

5,13%

277

320

43

15,52%

988

1074

86

8,70%

5

Tanjung Haro Selatan

178

201

23

12,92%

213

212

-1

-0,47%

778

929

151

19,41%

6

Padang Panjang

213

230

17

7,98%

283

314

31

10,95%

976

1035

59

6,05%

Total

1.158

1.246

88

7,60%

1.384

1.598

214

15,46%

4.978

5.495

517

10,39%

                             

Sumber : diolah tim

C. Potensi Wisata

Event pariwisata unik yang dapat dinikmati setiap tahun di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang adalah pacu terbang itik “Flying Duck Race”. Pacu terbang itik ini pada awal mulanya adalah merupakan sejenis permainan anak Nagari. Kemudian seiring perkembangan waktu, tradisi ini berkembang menjadi event pariwisata yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

Disamping itu, Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang juga memiliki potensi wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi seperti panorama alam (view) Talang dengan pemandangan lepas dari ketinggian dikelilingi tumbuhan pinus. Ada juga air terjun sarasah Kayu Kolek di Jorong Sikabu-kabu yang berada tidak jauh dari panorama Talang.

Karena belum memiliki sarana dan prasarana penunjang serta perangkat pendukung lainya, potensi ini belum dapat dikembangkan secara maksimal. Kedepan, perlu perhatian dan kesamaan visi dalam mengolah sumber daya alam (potensi) ini, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang.

D. Saranan  Ibadah

 

Sarana Ibadah (Mesjid) Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No.

Nama Masjid

Alamat

Jorong

Kondisi Bangunan

1

Masjid Abrar

Sikabu-kabu

Sikabu-kabu

Butuh Renovasi

2

Masjid Al-Khalis

Lakuak Dama

Lakuak Dama

Butuh Renovasi

3

Masjid Baitul Huda

Bukik Kanduang

Bukik Kanduang

Butuh Renovasi

4

Masjid Ihsan

Tj. Bulakan

Tj. Haro Selatan

Butuh Renovasi

5

Masjid As-Sadiqin

Tabek Anduang

Tj. Haro Utara

Butuh Renovasi

6

Masjid Mujahiddin

Pd. Panjang

Padang Panjang

Butuh Renovasi

Sumber : diolah tim

Sarana Ibadah (Mushalla) Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No.

Nama Mushalla/Surau

Alamat

Jorong

Kondisi Bangunan

1

Surau Batu Nan Limo

Kapalo Koto

Sikabu-kabu

Butuh Renovasi

2

Surau Tabiang

Sikabu-kabu

Sikabu-kabu

Butuh Renovasi

3

Mushalla Pejuang 45

Talang

Sikabu-kabu

Butuh Renovasi

4

Mushalla Kapalo Koto

Kapalo Koto

Sikabu-kabu

Butuh Renovasi

5

Mushalla Nurul Baroqah

Lakuak Dama

Lakuak Dama

Butuh Renovasi

6

Mushalla Istiqomah

Pokan Lamo

Tj. Haro Selatan

Butuh Renovasi

7

Mushalla Al-Hijrat

Subarang Parik

Tj. Haro Selatan

Butuh Renovasi

8

Mushalla Nurul Hikmah

Padang Laweh

Tj. Haro Selatan

Butuh Renovasi

9

Mushalla Nur Hidayah

Tj. Haro

Tj. Haro Utara

Butuh Renovasi

10

Mushalla Nurul Yaqin

Tabek Anduang

Tj. Haro Utara

Butuh Renovasi

11

Mushalla Al-Ikhlas

Silarak

Tj. Haro Utara

Butuh Renovasi

12

Mushalla Babussalam

Kampuang Baru

Padang Panjang

Butuh Renovasi

13

Mushalla Ikhlas

Ikua Koto

Padang Panjang

Butuh Renovasi

14

Surau Suluk

Pd. Panjang

Padang Panjang

Butuh Renovasi

15

Mushalla Darihan

Lakuak Dama

Lakuak Dama

Baik

 Sumber : diolah tim

TPQ/TPSQ Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Nama MDA

Lokasi / Jorong

1

TPQ/TPSQ Abrar

Sikabu-kabu

2

TPQ/TPSQ Al-Khalis

Lakuak Dama

3

TPQ/TPSQ Baitul Huda

Bukik Kanduang

4

TPQ/TPSQ Ihsan

Tj.Bulakan/Tj.Haro Selatan

5

TPQ/TPSQ As-Sadiqin

Tb.Anduang/Tj. Haro Utara

6

TPQ/TPSQ Al-Jadid

Padang Panjang

7

TPQ/TPSQ Babussalam

Kp. Baru/Pd. Panjang

8

TPQ/TPSQ Ikhlas

Ikua Koto/ PD. Panjang

9

TPQ/TPSQ Nurul Baroqah

Lakuak Dama

10

TPQ/TPSQ Nur Hidayah

Tj. Haro Utara

11

TPQ/TPSQ Istiqomah

Pokan Lamo/Tj. Haro Utara

12

TPQ/TPSQ Nurul HIkmah

Pd. Laweh/ Tj.Haro Selatan

13

TPQ/TPSQ Nurul Yaqin

Tb.Anduang/Tj. Haro Utara

14

TPQ/TPSQ  Al Ikhlas

Silarak/Tj. Haro Utara

15

TPQ/TPSQ  Darihan

Lakuak Dama/Lakuak Dama

Sumber : diolah tim

 

 

 

E. Sarana Olah Raga

Sarana Olah Raga Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No.

Jorong

Jumlah Lapangan

Bumi Perkemahan

Bola Kaki

Bola Volly

Takraw

Bulutangkis

1

Sikabu-kabu

-

1

1

1

-

2

Lakuak Dama

-

1

1

1

-

3

Bukik Kanduang

1

1

1

1

-

4

Tj. Haro Selatan

1

1

1

2

1

5

Tj. Haro Utara

-

-

1

2

-

6

Pd. Panjang

1

1

2

2

-

Sumber : diolah tim

 

 

F. Saranan Pendidikan

 

 

Daftar TK dan Paud di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Nama Sekolah

Jorong

Jumlah (orang)

Guru

Murid

l

TK AL-Karamah

Sikabu-Kabu

4

33

2

TK Al-Kautsar

Lakuak Dama

3

40

3

TK AL-Amin

Tj. Haro utara

4

34

4

TK DW Al Mukmin

Pd. Panjang

2

17

Jumlah

13

124

Sumber : laporan bulanan TK

Sarana Prasaran SD di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Jorong

Nama Sekolah

Jumlah (orang)

Guru

Murid

1

Lakuak Dama

SDN 1 Tanjung Haro Sikabu-kabu

9

153

2

Tj. Haro Selatan

SDN 2 Tanjung Haro (di regrouping) ke SDN 3 Tanjung Haro

-

-

3

Tj. Haro Utara

SDN 3 Tanjung Haro Sikabu-kabu

11

169

4

Pd. Panjang

SDN 4 Tanjung Haro Sikabu-kabu

12

126

5

Bukik Kanduang

SDN 5 Tanjung Haro Sikabu-kabu

9

121

6

Sikabu-kabu

--

-

-

Jumlah

41

569

Sumber : laporan bulanan SD

Sarana Prasaran SMP di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

No

Nama Sekolah

Jorong

Jumlah (orang)

Guru

Murid

1

SMP Negeri Kec.Luak

Tanjung Haro Selatan

27

258

Jumlah

27

258

Sumber : laporan bulanan SMP

 

Untuk lebih rinci dan lengkap silakan dowload link lampiran dokumen berikut ini : 

 

Dokumen Lampiran : Gambaran Umum Kondisi Nagari


18 Januari 2019 08:49:04
yosef purnama dt. paduko mogek : mantap... nagari jaman now...

Tinggalkan Pesan


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator Nagari untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Agenda

Aparatur Nagari

Sinergi Program

KEMENDAGRI Kementrian Desa Menpan RB
Portal Kab.Lima Puluh Kota Kominfo Lima Puluh Kota BPS Kab.Lima Puluh Kota
Komisi Informasi BPJS Online Legusa Fest
OPENDESA OPENSID

Info Media Sosial

LOKASI KAYU KOLEK

Tinggalkan Pesan

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Poling Kepuasan Masyarakat