Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintahan Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang | Informasi Nagari adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Nagari Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Artikel

Mahasiswa UPN Ciptakan Aplikasi Bagi Awam Belajar Bahasa Isyarat

02 Januari 2020 13:44:52 Pemerintahan Nagari Solider | Warita Desa

Solider | Warita Desa/Nagari--



Inovasi-- Inovasi anak bangsa dalam menciptakan alat bantu bagi orang dengan difabilitas terus bermunculan. Sebuah inovasi baru muncul dari Hadian Dzakia Rangga, Mahasiswa Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Industri, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Rangga nama panggilan mahasiswa itu, menciptakan aplikasi untuk memudahkan awam mengenal, belajar dan paham bahasa isyarat.

Kamus Sibi & Bisindo, adalah aplikasi (Apl) tersebut. Apl tersebut mengakomodir dua jenis bahasa isyarat yang berkembang di Indonesia, yakni SIBI (Sistim Isyarat Bahasa Indonesia) yang dipergunakan di Sekolah Luar Biasa (SLB), dan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) yang digunakan dan dikembangkan komunitas tuli di berbagai wilayah. Pada masing-masing jenis bahasa isyarat terdapat dua menu, yakni kamus dan terjemahan. Tiap-tiap menu, awam bisa memilih tahapan belajar bahasa isyarat (huruf, kata, atau kalimat).

Kepada Solider, Selasa (17/12) Rangga memaparkan alasan penciptaan aplikasi. Berawal dari pencarian judul skripsi, dia mengawali paparannya. “Saya ingin membuat skripsi atau penelitian yang tidak hanya membuahkan gelar sarjana saja. Lebih dari itu, saya ingin menyumbangkan ilmu yang saya dapat untuk kemanfaatan orang banyak,” terangnya.

Lanjutnya, judul skripsi diperoleh dari rekan sesama jurusan bernama Yofyta Deri, atas rekomendasi Dr. Awang Hendriyanto sebagai dosen pembimbing. Rekomendasi dimaksudkan untuk melanjutkan penelitian sebelumnya yang dilakukan Yovita. Dengan tujuan aplikasi dapat lebih dikembangkan. Jika aplikasi sebelumnya masih berbasis web, oleh Rangga dikembangkan dengan platform berbasis android.

Harapan positif

Terdapat beberapa harapan Rangga atas karya aplikasinya. Pertama, dapat membantu masyarakat awam berkomunikasi (menyampaikan dan memahami) bahasa isyarat. Kedua, awam mudah belajar bahasa isyarat melalui fitur android dengan teknologi speech recognition. Ketiga, menghitung akurasi terjemahan bahasa isyarat dan efektifitas pengubahan speech to text ke dalam video dengan memanfaatkan Google Speech API. Keempat, implementasi google speech API pada fitur android dalam menerjemahkan suara ke teks dan menampilkan bahasa isyarat melalui video.

Selain terdapat beberapa manfaat bagi awam, aplikasi tersebut juga dia harapkan dapat membantu tuli berbahasa Indonesia baik dan benar, dengan media pembelajaran bahasa isyarat SIBI maupun BISINDO.

Adapun Dosen Pengarah juga Penguji Heru Cahya Rustamaji usai menguji menyampaikan apresiasi atas karya penciptaan mahasiswanya. “Over all, karya Rangga bagus! Meski ada beberapa bug, terdapat beberapa kata yang tidak bisa keluar alias macet. Tugas Rangga selanjutnya memperbaiki sehinga Apl segera dapat dimanfaatkan. Dan dengan karya tersebut Rangga dinyatakan lulus dengan nilai A,” terang Heru (18/11).

Berbicara (verbal) ialah cara bekomunikasi bagi orang-orang mendengar (hearing person). Berbeda dengan orang-orang yang tidak mendengar atau tuli (hearing lost). Berbahasa isyarat, ialah cara bagi mereka berkomunikasi (menyampaikan dan menerima pesan). Perbedaan yang ada butuh diapresiasi dengan cara awam tahu dan paham bahasa tuli, demikian pula sebaliknya.

“Dengan aplikasi yang mudah digunakan, semoga lebih banyak awam paham berbahasa isyarat. Dengan demikian komunikasi antara tuli dengan orang mendengar menjadi lancar,” ujar Heru menutup perbincangan dengan Solider.

 

Reporter: Haera Nining Wijaya

Editor : Ajiwan Arief

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator Nagari untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Aparatur Nagari

Statistik Penduduk

LAKI-LAKI
2,715 Jiwa 
PEREMPUAN
2,745 Jiwa 

Agenda

Artikel

21 Januari 2020 11:18:53
Indonesia Bakal Manfaatkan Nuklir untuk Awetkan Makanan Ekspor
21 Januari 2020 11:15:52
Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, YLKI Minta Perketat Pengawasan
16 Januari 2020 08:48:21
Kemenkeu-Kemendagri Perketat Penyaluran Dana Desa 2020
16 Januari 2020 08:46:35
Luas Sawah Menyusut, Mentan Ancam Pidana Pelaku Alih Fungsi Lahan
15 Januari 2020 15:18:16
Nagari SITAPA Tuan Rumah MUNAS OpenDesa ke 1 se Indonesia
15 Januari 2020 12:17:13
Film Nyanyian Akar Rumput Lekatkan Widji ke Generasi Milenial
07 Januari 2020 15:40:12
PERPANJANGAN PENGUMUMAN PEREKRUTAN PANITIA PEMILIHAN PAW TAHUN 2020
09 Maret 2018 09:46:54
DAFTAR KEGIATAN DAN PAKET KEGIATAN DARI APBD KABUPATEN TAHUN 2018
08 Oktober 2019 09:07:11
Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Balikpapan Tak Mau Bernasib Seperti Jakarta
26 November 2019 16:30:41
Hari Guru, JPPI Dukung Inovasi Kurikulum
24 September 2019 22:29:55
Bagaimana Kedaulatan Perempuan Atas Tanah, Bila RUU Pertanahan Disahkan?
09 April 2019 15:25:18
FORMULIR LAYANAN INFORMASI DI NAGARI
26 Juli 2018 12:06:08
PEMBERITAHUAN PELAKSANAAN PEREKAMAN KTP-el MOBILE di NAGARI
29 Januari 2019 12:23:24
Pendamping Desa Melakukan Koordinasi Kerja di Nagari

Sinergi Program

KEMENDAGRI Kementrian Desa Menpan RB
Portal Kab.Lima Puluh Kota Kominfo Lima Puluh Kota BPS Kab.Lima Puluh Kota
Komisi Informasi BPJS Online Legusa Fest
OPENDESA OPENSID
nagari-news.com KBR Prime

Info Media Sosial

LOKASI KAYU KOLEK

Youtube Kayu Kolek

Komentar Terkini

Vidio Potensi Nagari

Poling Kepuasan Masyarakat

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung