Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintahan Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang | Informasi Nagari adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Nagari Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Artikel

Kikis Stigma ODGJ melalui Art Terapy

02 Desember 2019 16:23:55 Pemerintahan Nagari Solider | Warita Desa

Solider.id | Warita Desa



 Surakarta, Warta Nagari-- Bentuk-bentuk rehabilitasi melalui terapi seni untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ada bermacam, salah satunya melukis. Terapi seni atau Art Therapymerupakan disiplin berbeda yang menggabungkan metode kreatif ekpresi dengan media seni visual. Hal tersebut diungkapkan Yogi seniman dari Rumah Banjarsari.

Menurut Yogi, terapi memang tak selalu berkaitan dengan hak-hal serius atau dengan metode monoton yang membosankan dan kadang tidak menyenangkan. Terapi seni dalam psycology today merupakan terapi yang melibatkan penggunaan teknik kreatif, seperti menggambar, melukis, membuat kolase, mewarnai hingga memahat.

Terapi seni membantu orang untuk berekspresi, memeriksa kondisi psikologis melalui karya dan nanti terapisnya akan melihat simbol, memecahkan kode berupa metafora dari pesan yang ada.

Delapan orang dari 50-an rehabilitan RSJD dr. Arif Zainudin tampak melukis dengan media spon/busa dan materi berupa tinta di atas kain kanvas warna cokelat. Rehabilitan laki-laki mengenakan seragam perpaduan hijau muda dan tua sedang rehabilitan perempuan berseragam biru laut.

Hanya delapan orang itu saja yang berminat lalu turut dengan suka rela menuju ruang untuk melukis, sebuah ruang yang tidak begitu luas, tidak lebih dari 5x5 meter. Sementara itu delapan seniman dari Komunitas Seni dan Kriya Rumah Banjarsari mendampingi para rehabilitan, seorang mendampingi seorang. Tampaknya tidak ada kesulitan. Para rehabilitan menyapu kanvas dengan besutan spon secara leluasa. Ada yang berbentuk goresan warna, ada pula yang berpola pemandangan.

Yogi, menyatakan, komunitas seninya bersifat gotong-royong. Para seniman pendamping tidak memaksa mereka harus menyapu tinta tersebut dalam bentu apa pun, semua dibebaskan.

“Dari motif-motif ini bisa dibikin eksplor produk dan kolaborasinya apakah bisa jadi totebag atau noken dan tanggal 29 november nanti jadi give away untuk tamu. Ada seminar kelanjutan, dari program hari ini dan nanti ada presentasinya,” terang Yogi (15/11). Dia berharap, terapi seni dapat mengikis stigma yang dilekatkan pada ODGJ.

Label pada karya Seni Difabel

Ian, seorang aktivis difabel yang pernah berkuliah di institut seni kepada solider menyatakan bahwa sebenarnya tidak penting untuk memberi label karya difabel. Bahkan misalnya seperti yang saat ini sedang di pamerkan berupa Festival Bebas Batas 2019. Label tersebut akan semakin menebalkan stigma bahwa penilaian baik dan buruknya sebuah karya. “Sebab orangnya difabel, kayak begini, begitu,” pungkasnya.

Ian memahami, saat ini di Indonesia isu kesehatan jiwa perlu untuk disuarakan. Terutama jika berbicara berbasis hak, penyebutan bahwa para seniman difabel sesuai dengan perjuangann ketika tujuannya bukan hanya sosialisasi. Namun juga advokasi kepada pemangku kebijakan.[]

Tertarik untuk simak berita dan artikel disabilitas sila klik solider.id

Reporter: Puji Astuti

Editor: Robandi

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Artikel

25 Februari 2020 08:24:07
PERPANJANGAN WAKTU PENDAFTARAN ANGGOTA PPS TAHUN 2020
24 Februari 2020 17:12:15
Pro-Kontra Pendidikan Tinggi Khusus untuk Warga Negara Berkebutuhan Khusus
24 Februari 2020 17:07:46
Setelah Hentikan 36 Kasus, KPK Bakal Evaluasi Penyelidikan 366 Kasus Lain
21 Februari 2020 14:20:50
APBN Januari 2020 Defisit Rp 36,1 Triliyun
21 Februari 2020 08:56:01
Perbub Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Wali Nagari Antar Waktu
20 Februari 2020 16:43:22
ICW : Pemerintah Kabupaten, Lembaga Terkorup Sepanjang 2019
20 Februari 2020 08:33:43
Penting : Himbauan Bawaslu Kecamatan Luak
12 Oktober 2018 09:11:59
Lintau Buo Utara Tanah Datar Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor
17 Februari 2020 12:30:32
Panitia PAW : Jadwal Sosialisasi Pemilihan Wali Nagari Antar Waktu per-Jorong
04 Juni 2019 00:19:05
Pemerintah Nagari Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H
17 Desember 2019 15:02:06
Lomba Kreativitas Anak Nagari
18 Januari 2018 11:24:40
Jalan Silarak Putus Lagi...!!!
29 Agustus 2019 09:19:27
Anak Nagari Turun Gunung, menuju utara pulau Sumatera, Tao Silalahi Arts Festival
11 Juni 2019 08:40:19
Bisa Kena Sanksi , Jika Kepala Desa / Wali Nagari Tak Umumkan Penggunaan Dana Desa

Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator Nagari untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Aparatur Nagari

Agenda

Statistik Penduduk

LAKI-LAKI
2,715 Jiwa 
PEREMPUAN
2,745 Jiwa 

Sinergi Program

KEMENDAGRI Kementrian Desa Menpan RB
Portal Kab.Lima Puluh Kota Kominfo Lima Puluh Kota BPS Kab.Lima Puluh Kota
Komisi Informasi BPJS Online Legusa Fest
OPENDESA OPENSID
nagari-news.com KBR Prime

Info Media Sosial

LOKASI KAYU KOLEK

Youtube Kayu Kolek

Komentar Terkini

Vidio Potensi Nagari

Poling Kepuasan Masyarakat

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung