rss_feed

Nagari Tanjung Haro Sikabu - Kabu Padang Panjang

Kampung Baru Jr.Padang Panjang
Kecamatan Luak Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat
Kode Pos 26261

call 085246098111| mail_outline tanjungharosikabu2pp@gmail.com

Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintahan Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang | Informasi Nagari adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Nagari Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
Dukungan Kemanusiaan Dan Senyum Manis Hazel

06 Okt 2021 05:17:14 191 Kali

Hazel, anak gadis manis kita itu sudah bisa tersenyum. Setidaknya begitu yang tampak dari beberapa foto-foto terbarunya. Foto-foto yang disebar di grup WA keluarga dekat. Senyum yang begitu lebar. Selebar harapan kita semua untuk masa depan Hazel.


Foto : hazel sudah tersenyum (disalah satu rumah singgah di kota padang).

Hazel, anak kecil 5 tahun itu didiagnosa menderita kanker Retinoblastoma. Penyakit yang memang banyak menyerang anak-anak. Kanker mata ini terjadi saat sel-sel retina mata tumbuh cepat, tidak terkendali, dan merusak jaringan disekitarnya. Salah satu tanda Retinoblastoma adalah mata terlihat seperti  “mata kucing” saat terkena sinar.

Pada usia 3 tahun, ada sebentuk bintik putih tumbuh di tengah bola mata kanan Hazel.  Awalnya, tentu orang tua tidak mengira bintik itu sebagai sebuah penyakit yang serius. Tetapi, lama kelamaan bintik putih itu terasa mengganggu Hazel. Bintik itu mulai mengganggu penglihatannya. Mata kanan Hazel terasa seperti ada embun. Sehingga apa yang dilihatnya tampak mengabur. Semakin lama semakin kabur. Tak ingin melihat anaknya selalu cemas,  orang tuanya memutuskan untuk membawa Hazel ke rumah sakit. Hazel di periksa di rumah sakit Achmad Darwis Suliki.

Di rumah sakit, ada dua kemungkinan penyakit yang diderita Hazel. Katarak atau kangker. Terang saja, kangker Hazel terasa semakin mengganas. Dalam beberapa bulan, mata Hazel terus berair, semakin hari semakin membengkak. Hingga retinanya tidak terlihat lagi. Mata Hazel tampak menonjol keluar.

********

Lika Liku Hazel Dan Keluarganya

Dengan semakin parahnya keadaan Hazel, pihak Rumah Sakit Achmad Darwis Suliki merujuk Hazel ke Rumah Sakit M. Jamil Padang. Namun tentu yang menjadi persoalan utamanya adalah menyoal biaya pengobatan. Untuk itu, pihak pemerintah nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang mengusahakan untuk pembuatan BPJS. Tidak hanya itu, dari Baznas juga memberikan semacam santunan.

Namun, ternyata tidak selesai disitu saja. Hazel justru tersangkut dengan masalah prosedural administasi. Hazel berobat di masa Covid sedang naik-naiknya. Pendaftaran yang cukup rumit bagi Ayah Hazel, ditambah antrian yang begitu panjang. Sementara Hazel tidak punya tempat menginap di Padang. Dengan berat hati, Hazel, ibu, dan Ayahnya tepaksa menginap di ubin emperan Rumah Sakit.

Setelah mendapatkan giliran, masalah baru kembali mnimpa Hazel. Hasil swab Rumah Sakit menunjukkn bahwa Hazel terkonfirmasi positif korona. Mereka diminta untuk isolasi. Dan Ayahnya memutuskan untuk isolasi di kampung, Lima Puluh Kota. Dari kota Padang, Hazel dan kedua orang tuanya memutuskan pulang dengan ketidakberdayaan. Tak dapat dibayangkan bagaimana rasanya pulang dengan dada yang penuh sesak. Sesak, marah, yang entah kepada siapa. Rasa kekecewaan yang barangkali paling puncak dalam hidup mereka.

Rasa kecewa itu hanya bisa diurut-urut di dada. Rasa sakit Hazel tentu lebih penting. Setelah Hasil swab kembali negatif. Hazel kembali ke M. Jamil, Padang. Prosedur tentu harus tetap dijalankan, tidak ada privilese untuk orang seperti Hazel di Rumah Sakit. Antrian panjang tetap harus ditunggui. Sementaa, tempat menginap untuk sementara pun masih belum jelas.

Merasa semakin tidak jelas akan nasibnya, Ayah Hazel kembali memutuskan untuk pulang. Biar mata Hazel yang semakin membengkak itu dipasrahkan saja pada pengobatan-pengobatan herbal yang tidak banyak prosedural. Barangkali begitu yang dipikirkan oleh Ayah Hazel.

**********

Dukungan Kemanusiaan Mengalir

Agaknya, apa yang di derita Hazel semakin  hari semakin parah. Pedihnya tidak dapat dibayangkan. Matanya selalu berair. Cairan campuran darah dan air di mata Hazel menetes tiap sebentar. Sementara, Ayah dan ibunya juga tak kalah pedih. Air mata mereka juga tak berhenti menetes. Tak hanya keluar, tetesannya juga jatuh ke dalam. Tak dapat akal lagi, apa yang bisa diupayakan untuk anak tercinta mereka, Hazel. Seperti mata kanan Hazel yang tidak lagi bisa melihat. Ayahnya juga tidak bisa melihat dari mana bisa didapatkan biaya untuk pengobatan Hazel.

Tentu hanya doa yang bisa dipanjatkan. Tak hanya keluarganya, barangkali orang sekampung ikut mendoakan kesembuhan Hazel. Tanpa dikomandoi, semua orang memposting flyer-flyer tentang Hazel. Hingga kemudian beberapa media menulis. Dari situ, barulah kemudian dukungan berdatangan dari luar.

Dari orang biasa, hingga anggota DPR ikut mengulurkan tangan untuk ksembuhan Hazl. Dari komunitas-komunitas pemuda, hingga dinas dan badan-badan kemanusiaan ikut memberikan donasi untuk Hazel.  Pemkab juga turut ambil bagian. Untuk menembus birokrasi dan prosdural pengobatan, akhirnya ditempuh jalan birokrasi pula. Disinilah peran Pemkab untuk Hazel.

Kini Hazel sedang menunggu jadwal dioperasi. Ia sekarang menunggu dengan manis disalah satu rumah singgah di kota Padang. Ia harus menjalani dulu kemoterapi selama sebulan ke depan. Baru kemudian mata kanan Hazel diangkat.

Kemaren, gambar teerbaru Hazel dikirim di beberapa grup WhatsApp. Hazel memakan baju polkadot biru. Di tangannya gelang-gelang biru juga bergerincingan. Matanya terlihat sudah agak membaik. Bibirnya juga terbuka sedikit lebar. Ia tersenyum simpul. Barangkali hatinya juga sedang mengharu biru, ia ingin berterimakasih untuk rasa kemanusian yang mengalir deras untuknya.



#PPID Nagari

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

  [Ganti]  

account_circle Aparatur Nagari

folder Arsip Artikel


map Wilayah Nagari

assessment Statistik Nagari

insert_photo Galeri Foto

reorder Vidio Potensi Nagari

reorder LOKASI KAYU KOLEK

message Komentar Terkini

  • person Cerani wanata

    date_range 06 Oktober 2021 09:49:09

    Cek kk nik udah terdaftar apa belum2x3 [...]
  • person Habil hakim

    date_range 30 September 2021 20:01:24

    Saya mau ambil paket b buk jadi biaya gimana buk? [...]
  • person FITRI ARIANI

    date_range 25 Agustus 2021 06:46:02

    Saya sangat2 berharap agar bisa mendapatkan beasiswa [...]
  • person Dede SQ

    date_range 22 Agustus 2021 14:00:07

    Semoga BPD mampu bekerja sesuai tupoksinya [...]
  • person Novita sari

    date_range 25 Juli 2021 08:11:11

    Cara mendaftar beasiswa [...]
  • person Betius mirin

    date_range 20 Juli 2021 13:46:16

    Mohon di terima ajukan bermohon z [...]
  • person Betius mirin

    date_range 20 Juli 2021 13:43:25

    Daftar diri jadi angkota panwas [...]
  • person Fajar Nurjaman

    date_range 20 Juli 2021 04:58:30

    Kak melihat pengumuman ya di mna ya dan, selesai daftar [...]
  • person yuliantofatmadola@yahoo.com

    date_range 06 Juli 2021 06:20:25

    Kartu keluarga [...]
  • person Admin

    date_range 17 Juni 2021 05:45:45

    *Aplikasi Smart Dukcapil berbasis web https://smartdukcapil.limapuluhkotakab.go.id/ sedang [...]

reorder Poling Kepuasan Masyarakat

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:4.009
Kemarin:4.934
Total Pengunjung:2.192.149
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.229.142.91
Browser:Tidak ditemukan
  • NOFRIZAL

    Wali Nagari Nagari

  • HERRY WANDA

    Sekretaris Nagari

  • PINO YUANDA

    Kaur Umum dan Perencanaan

  • NELDIA PUTRI

    Kaur Keuangan

  • DETY PURNAMA ROZA

    Kaur Tata Usaha dan Umum

  • IPIT ENDANG PURNAMA

    Kasi Pemerintahan

  • MUHAMAD RIZKI

    Kasi Kesejahteraan

  • NILA SAFITRI

    Kasi Pelayanan

  • ALFITRA SALAM

    Kepala Jorong Sikabu-kabu

  • HERMAN

    Kepala Jorong Lakuak Dama

  • A. WAHID

    Kepala Jorong Bukik Kanduang

  • FAUZAN AZMI

    Kepala Jorong Tanjung Haro Selatan

  • ARIF RAHMAN

    Kepala Jorong Padang Panjang

  • RONI PUTRA

    Staff Operator

settings Pengaturan Layar

TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2021 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 1,549,663,738 | Rp. 1,963,239,149
78.93 %
BELANJA
Rp. 1,332,301,300 | Rp. 2,237,531,330
59.54 %
PEMBIAYAAN
Rp. 0 | Rp. 274,292,181
0 %
insert_chart
APBDes 2021 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp. 8,070,000 | Rp. 9,000,000
89.67 %
Dana Desa
Rp. 921,303,200 | Rp. 1,088,629,000
84.63 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 24,000,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 613,927,640 | Rp. 838,110,149
73.25 %
Bunga Bank
Rp. 6,362,898 | Rp. 3,500,000
181.8 %
insert_chart
APBDes 2021 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 565,482,186 | Rp. 797,999,229
70.86 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 429,815,514 | Rp. 815,984,709
52.67 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 42,935,400 | Rp. 166,160,300
25.84 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 27,779,700 | Rp. 137,157,680
20.25 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 266,288,500 | Rp. 320,229,412
83.16 %