Warta Nagari--Ingin mendorong produktivitas perempuan-perempuan di nagari, pemerintah nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang hadirkan satu program khusus untuk perempuan. Program yang dipilih adalah membudidayakan jamur tiram.
Kenapa kemudian dipilih jamur tiram tidak lain karena prosesnya tidak begitu rumit, dan hasilnya juga bisa dikembangkan menjadi makanan dengan beragam bentuk. Misalnya, martabak jamur, sayuran jamur, serta banyak yang lainnya.
"Jamur tiram ini sangat menarik. Selain proses pengerjaannya tidak rumit. Kita juga bisa memberi nilai lebih secara ekonomi. Jamur tiram ini bisa dikembangkan dalam bentuk yang lain. Misalnya, dibuat menu makanan serupa martabak, pengganti sayuran. Dan pasarnya pun cukup menjanjikan," ujar Erni ketua PKK.
Selain itu kata sambung ibu Erni, kaum ibu-ibu pada dasarnya lebih banyak waktunya di dapur, sehingga juga akan banyak waktunya untuk mengeksplorasi pengembangan jamur tiram ini.
Pelatihan ini, diadakan relatif lama, terhitung sejak tanggl 22 sampai 29 Desember. Hingga kemudian bulan Januari melihat perkembangan-perkembangannya di dalam kumbung. Kenapa agak lama, karena memang dimulai dengan proses awal. Yaitu dimulai dengan mendirikan kumbung, yaitu semacam tempat atau rumah untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Biasanya bangunan ini berisi rak-rak untk meletakkan baglog.
Setelah itu baru kemudian menyiapkan baglog, merawatnya, hingga kemudian jamur tiram siap untuk dipanen.
Sasaran kegiatan ini tidak lain adalah kaum perempuan yang terditi dari ibu-ibu PKK dan juga kader. Tak tanggung-tanggung di setiap jorong setidaknya ada 5 atau 6 anggota.
“Kita berharqap, dengan membudidayakan jamur tiram akan dapat memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Selain itu, tentu juga kita berharap bisa meningkatkan perekonomian, membuka lowongan kerja, yang ujung-ujungnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” tutup Detr selaku pendamping kegiatan ini.
Mella Yanuarti
21 Desember 2022 13:35:57
semoga amanah...