Warta Nagari -- Barangkali, setelah ini, bagi masyarakat jorong Lakuak Dama yang mempunyai sawah dan ladang di Ikua Bukik tak perlu lagi manjujuang hasil panen atau pupuk di kepala. Pasalnya, kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Baik itu roda dua berupa sepeda motor maupun roda empat serupa mobil.
Pada tahun lalu, melalui musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbang) masyarakat Lakuak Dama begitu mengeluhkan akses jalan tersebut. Karena akses jalan menuju sawah-sawah mereka sebagiannya bisa dilalui dengan jalan setapak, dan sebagiannya lagi belum. Tak tanggung-tanggung, pembukaan jalan itu dilaksanakan sejauh lebih kurang 658 meter. Di mulai dari Sampah, hingga Ikua Bukik.
“Biasanya, kalau masyarakat panen mereka manjujuang hasil panen dari sawah mereka. Dan itu sangat jauh. Begitu juga kalau ketika hendak memupuk. Belum lagi kalau sehabis hujan,” ungkap Herman selaku kepala jorong di Lakuak Dama.
Di lain tempat, ketika ditemui di kantor Walinagari, Muhamad Rizki selaku PPKN (Pelaksana Pengelola Keuangan Nagari) menjelaskan tentang pengerjaan proyek ini.
“Untuk pengerjaan pembukaan jalan ini, kita ada 3 pekerjaan. Pertama mendam bahu jalan, mendam badan jalan, serta pembukaan jalan dengan tangan manusia,” kata Rizki selaku PPKN (Pelaksana Pengelola Keuangan Nagari).
Harapan masyarakat jelas, bahwa pembangunan yang dibiayai oleh Dana Desa sebesar 174 juta tersebut bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dengan terbukanya jalan ini, masyarakat berharap sekali bisa memudahkan akses masyarakat pulang pergi ke sawah dan ladang mereka.
Mella Yanuarti
21 Desember 2022 13:35:57
semoga amanah...